Muzakir Buka Grand Final Kompetisi Liga Pencak Silat dan Launching PPLD Cabor Pencak Silat




Tim News Room Muara Enim Diskominfo.

Seni Pencak Silat merupakan seni bela diri menggunakan tangan kosong ataupun senjata, dalam melakukan pertarungan, seni penca silat bertujuan untuk membentuk kepribadian, jiwa dan mental sehingga menjadikan seorang yang mahir bela diri sebagai seorang yang mampu menggunakan keahlian bela dirinya dengan semestinya, selain untuk mengkontrol prilaku, sifat dan nafsu.

Bupati Muara Enim Ir. H. Muzakir Sai Sohar buka Grand Final Kompetisi Liga Pencak Silat sekaligus melaunching Pusat Pendidikan Latihan Daerah (PPLD) Cabor Pencak Silat di GOR Pancasila Muara Enim, Jumat (11/5). hadir Unsur FKPD Kabupaten Muara Enim, Kepala OPD Lingkup Pemerintah Kabupaten Muara Enim Pimpinan BUMN, BUMD dalam Kabupaten Muara Enim, Ketua Pencak Silat Kabupaten Muara Enim Dr. Hj. Shinta Paramita Sari, SH., MHum, Ketua KONI Kabupaten Muara Enim, Ketua IPSI Kabupaten Muara Enim, Panitia, Wasit, Juri serta Ratusan Atlit Pencak Silat se-Kabupaten Muara Enim dan Undangaan Lainnya

Dalam Sambutannya Bupati Muara Enim Ir. H. Muzakir Sai Sohar mengatakan bahwa berdasarkan dengan SK Bupati tentang Pusat Pendidikan Latihan Daerah (PPLD) Nomor : 436/KPTS/DISPORA/2018 maka, Pemerintah Kabupaten Muara Enim membentuk Pusat Pendidikan Latihan Daerah (PPLD) Cabor Pencak Silat Dinas Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Muara Enim.

Adapun peserta atlit yang masuk dalam PPLD nanti adalah atlit yang berprestasi dan terseleksi. Dan saat  ini, sudah ada atlit yang masuk dalam PPLD Pencak Silat tersebut yakni sebanyak tujuh atlit putra dan lima atlit putri.

Selanjutnya kepada atlit-atlit PPLD Pencak Silat   yang akan mulai melakukan pusat latihan agar dapat mengikuti latihan dengan serius, mematuhi aturan dan disiplin.

"Jadi bukan hanya berprestasi, tetapi juga harus terseleksi seperti moral, tingkah laku dan sebagainya," ujar Muzakir.

Bupati menambahkan  kegiatan ini bertujuan untuk melatih dan membina atlet usia dini. Selain itu juga bisa membuat mental atlet menjadi lebih bersemangat, sehingga diajang yang lebih tinggi nanti bisa menghadapinya dengan tenang.

“Pemerintah Kabupaten Muara Enim melalui Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata membentuk serta melatih atlet usia dini. Bukan hanya kegiatan penca silat saja, tapi diajang olahraga lainnya,” jelas bupati.

Kedepan, para atlet bisa mengharumkan nama Kabupaten Muara Enim. Bukan hanya tingkat nasional, tapi juga tingkat internasional.

“Semua bisa terwujud  jika kita sungguh-sungguh dan serius dalam mencari, membina, memberikan masukan dan arahan untuk calon-calon atlet. Dan suatu saat nanti bisa membanggakan Indonesia diajang dunia,” Pungkasnya.

Terhadap kegiatan kompetisi liga Pencak Silat  dan Pusat Pendidikan Latihan Daerah (PPLD) Cabor Pencak Silat  seperti ini, lanjut Muzakir, pihaknya sangat mengharapkan dukungan dan partisipasi dari pihak BUMN, BUMD, maupun instansi terkait karena bukan Cabor Pencak Silat  saja yang harus terus ditingkatkan pembinaan dan prestasinya tapi cabor-cabor lain juga yang perlu menjadi perhatian bersama yang bisa membawa nama baik dan mengharumkan daerah serta Indonesia pada umumnya

Kepala Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata Kabupaten Muaraenim  Rusdi Khairulah selaku Ketua Pelaksana mengatakan kegiatan yang dibebankan pada APBD Kabupaten Muaraenim dalam penyelenggaraan Kegaiatn berlangsung selama 2 hari kerja mulai 11-12 Mei 2018, diikuti sekitar 200 Peserta yang berasal dari Kabupaten Muaraenim, dan untuk mengikuti Grand Final ada 7 atlet Laki-laki dan 5 atlet Perempuan.
 

  • Pengunjung (149930 Kunjungan)
  • Hits (149930 Kunjungan)
  • Hari Ini (729 Kunjungan)
  • Kemarin (1035 Kunjungan)

Apakah website ini bersifat informatif?